Indonesia, Islam

Idul Adha, Hari Ibu dan Natal 2007

Idul Adha, Hari Ibu dan Natal 2007

Besok, umat Kristiani dunia merayakan Natal. Kemarin, 23 Desember, kita mencoba memaknai kembali akan besarnya arti sebuah kata: Ibu. Dan beberapa hari yang lalu, umat Islam diseluruh dunia, merayakan hari raya Idul Adha 1428 H. Perayaan 3 hari tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda-beda, tapi jika kita mencoba menarik benang merah dari 3 perayaan hari tersebut, akan berujung kesebuah titik yang identik, pengorbanan.

Pengorbanan. Kata yang simpel namun sangatlah bermakna dalam kehidupan kita. Kata yang biasa disematkan kepada para pahlawan, orang2 yang berjasa dalam kehidupan, dan juga kata yang lazim dihibahkan kepada seseorang yang rela memberikan yang terbaik dari dirinya, untuk orang lain disekitarnya. Di titik inilah, setiap orang yang melakukan ‘pengorbanan’, mencapai derajat yang mulia dalam hidupnya. Memberikan manfaat kepada orang lain, memberikan performance yang terbaik atas apa yang dikerjakan, peras keringat dan putar otak demi sebuah harapan dan keberhasilan.

Menurut saya, ada juga hikmah yang bisa diambil dari tiga hari yang bertemakan ‘pengorbanan’ tersebut di atas. Setiap pengorbanan yang dilakukan, tidak pernah sekalipun ada pengharapan akan pujian, ucapan terima kasih ataupun balas jasa. Konsep tiga hari tersebut, juga memberikan contoh kepada kita, bahwa pengorbanan yang besar dan bahkan dilakukan oleh orang yang mulia sekalipun, tidak pernah ada pengharapan akan balas jasa ataupun hanya sekadar ucapan terima kasih.

jadi teringat baitnya Iwan Fals:
“Ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintangan, untuk aku anakmu. Ibuku sayang, masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah. Seperti udara, kasih yang engkau berikan… tak mampu ku membalasmu, Ibu…”

Sebuah sentilan manis buat kita, apakah kita sudah mencoba memberikan yang terbaik dari yang kita punya, melakukan pengorbanan untuk orang lain dan juga, tanpa pernah mengharap imbalan apapun, walau sekadar ucapan terima kasih.

karena kebaikan datang dari hati, dikerjakan sepenuh hati dan dirasakan dengan senang hati…

salam

-Ditengah kepenatan dan kesibukan membuat report-
24 Desember 2007, South Korea

Advertisements

Discussion

2 thoughts on “Idul Adha, Hari Ibu dan Natal 2007

  1. boy, hari ibu bukannya tgl 22 desember???? :-p

    Posted by intan | January 8, 2008, 11:30 pm
  2. iya mba, 22 Des, hehe…

    Posted by boy | January 23, 2008, 8:09 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Advertisements
%d bloggers like this: