Artikel Bebas, Organisasi dan Kepemimpinan

ILUNI TEKNIK UI, di mata ‘anak muda’

ILUNI TEKNIK UI, di mata ‘anak muda’

kami anak muda, bahasa lainnya anak yang baru lulus dari kampus teknik UI depok. setiap semester, wajah kami selalu berubah, tapi tiap semester pula, ILUNI Teknik UI bertambah pasukannya, pasukan yang memiliki potensi besar untuk menjadi orang-orang hebat, stratagis dan memiliki pengaruh dan andil besar, bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga almamater, agama, bangsa dan negara. lalu sejauh manakah pasukan besar ini diberdayakan, diikat dengan silahturahmi dan ‘dibantu’ oleh organisasi tercinta kita ILUNI FTUI.

Potensi Besar dan Tantangan ‘anak muda’

Anak muda FTUI, masih semangat untuk belajar, berani untuk mencoba, siap gagal, memiliki waktu yang cukup banyak, masih sangat kuat ikatan dan emosinya terhadap kampus. para lulusan masih fresh untuk mengingat, akan seberapa bagusnya kualitas pendidikan atau minimnya sarana pembelajaran sehingga masih terngiang di kepala mereka, kampus idaman ala mahasiswa. networking internal angkatan, dan antar jurusan masih sangat-sangat kental. anak muda, juga memiliki potensi besar untuk menjadi ‘someone’. Kita tahu semua, bahwa para ‘senior’ yang sekarang sangat sukses bermula dari seorang anak muda yang memiliki potensi yang sama dengan ‘anak muda’ saat ini.

Di saat yang sama, seorang anak muda dilanda kegalauan yang luar biasa. Mulai dari ‘memulai’ dan memilih jalan hidup, di dalam kondisi ketidak pastian akan posisi terbarunya dan juga bagaimana merangkai hidup ini untuk meraih kesuksesan. Hal lain, tuntutan kepada anak muda lulusan kampus terbaik tersebut juga sangat lah tinggi. bukan hal yang aneh kalo semua orang disekitar anak muda tersebut berkata: kamu sudah kerja dimana…”. bayangkan, saat menjadi anak muda baru,,, berapa banyak mentor hidup si anak muda ini dalam mrangkai kesuksesannya. berapa banyak kakak-kakak seniornya, yang siap membantu untuk membimbingnya (bukan dalam artian sempit untuk mencari kerja saja).

Dalam kondisi harap-harap cemas tersebut, peran ILUNI FTUI sangatlah strategis untuk memberikan bantuan dan juga sebaliknya, mendapatkan kontribusi dari para anak muda tersebut. Bukan tidak mungkin apabila hal-hal yang bersifat teknis, butuh bantuan masa banyak dan butuh waktu yang lebih banyak dilakukan oleh para anak muda. evaluasi dari ‘customer’ terhadap kampus, perekrutan karyawan dari lulusan anak muda terbaik dan pasar potensial (karena banyaknya link) bisa ditujukan kepada para anak muda. Sumber dana, keahlian atau posisi strategis di kantor tempat bekerja sangatlah munkin terjadi dalam beberapa tahun setelah menjadi anak muda. apa mungkin, potensi kebaikan ini tidak menjadi fokus ILNUI FTUI tercinta kita?

Roda regenerasi ILUNI FTUI bisa mati dan menjadi kenangan yang kelam, apabila ILUNI FTUI kita tidak bergegas untuk menyadarkan kepada para anak muda untuk menjadi bagian dari ILUNI FTUI secara utuh. secara Ad/ART jelas, siap saja yang menjadi anggota ILUNI FTUI, namun kalau kita boleh jujur, seberapa banyak anak muda yang sadar bahwa dirinya adalah bagian dari organisasi besar (ILUNI FTUI) dan harus diakui juga sebaliknya, sejauh mana peran ILUNI FTUI terhadap para anak muda tersebut. there’s no free lunch, tapi ada hal lain, keikhlasan dan ketulusan. Keikhlasan dan ketulusan bisa hadir dari sebuah kebaikan. kebaikan yang diberikan satu sama lain atas dasar sebuah kecintaan. Kecintaan kepada para anak muda dan kecintaan kepada ILUNI FTUI.

Paparan di atas mungkin mengesankan adanya gap antara senior dan junior termuda, tapi kalau kita sadari dan akui, memang disitulah kekurangan yang sering kita hadapi. Anak muda banyak yang mau berkontribusi, tapi rasa tidak enak, malu, rendah diri dan bingung lahan apa yang bisa digarap di ILUNI FTUI menjadi hambatan. ILUNI FTUI butuh banyak masa dan ingin mengajak partisipasi para anggotanya, tapi kesulitan karena massa yang banyak dalam hitungan angka di list, tapi tidak sesuai dengan kondisi yang aktual. Dan rumitnya lagi, kedua konsep ini sama-sma tidak ketemu disatu titik.

Masukan dan saran
Kita semua tahu, bahwa program-program ILUNI FTUI selama ini sangatlah bagus. namun, kalau kita melihat lebih mendasar lagi, ada beberapa program ILUNI yang bisa menjadi cukup strategis dalam mengikat tali silahturahmi dengan para Anak muda dan calon anak muda (para mahasiswa), di antaranya:
1. Pembinaan ILUNI FTUI terhadap para mahasiswa melalui sistim pertemuan rutin (misal perbulan). Dalam hal ini, bukan tidak mungkin, apabila ada beberapa alumni yang siap menjadi pembina/tempat konsultasi (bukan hanya sekedar pembicara) untuk para mahasiswa untuk memberikan pengetahuan pasca kampus, persiapan sebelum lulus, dan life-skill lainnya. peran ini cukup strategis untuk menghadirkan sosok alumni yang bersahabat dan ‘care’ dengan para mahasiswa. sehingga setelah menjadi ‘alumni’ nanti nya, bukan tidak mungkin utk membuat alumni selalu ingat untuk selalu berkontribusi terhadap kampus.
2. Pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi, tidak mampu atau dana pada acara-acara kemahasiswaan yang bersifat sosial (dengan menempelkan logo ILUNI FTUI di acara). Untuk hal ini, maka diperlukan dana segar yang cukup banyak. pencarian dana ini akan bisa menjadi perekat baik antar Alumni dan juga ILUNI FTUI dengan para mahasiswa.
3. Pembuatan fasilitas olahraga/riset bagi FTUI atas nama pure ILUNI FTUI. sebagai contoh, ILUNI FHUI, mereka dengan bangga menaruh logo mereka dan mengatakan bahwa salah satu lapangan futsal disana adalah dibangun oleh ‘uang alumni’nya. hal ini bukan hanya membuat nama ILUNI FHUI menjadi prestisius dikalangan mahasiswa FHUI, tapi juga di kalangan staff akademik, para karyawan dan juga para mahasiswa dari fakultas lain (termasuk mahasiswa FTUI). Apabila sebuah organisasi memiliki ke-prestisius-an, bukan tidak mungkin, semakin banyak para alumni yang akan bergabung, berkontribusi, dan dengan bangga memperkenalkan dirinya sebagai alumni FTUI (anggota ILUNI FTUI). ke-multiple effect-an ini, akan membawa dampak baik juga terhadap roda organisasi, kebrlanjutannya dan juga aktivitas secara menyeluruh.
4. Penyadaran akan para lulusan baru akan entitas diri yang baru, anggota ILUNI FTUI. Bukan hal yang tidak mungkin apabila dalam acara pelepasan sarjana FTUI, dilakukan tidak lagi perjurusan, tetapi se fakultas teknik (acara juursan menyusul). dengan hal tersebut, paling tidak ditanamkan rasa kebersamaan lagi, bahwa para lulusan tersebut adalah lulusan bersama, lulusan FTUI. Hal tersebut akan lebih ‘berasa’, apabila ada ceremony penyerahan ‘mahasiswa’ dari dekan kepada ILUNI FTUI sebagai ‘anak muda’. Efek moril ini, diharapkan bisa memutus rasa saling ‘tidak memiliki’, menjadi rasa senasib, sepenanggungan dan seperjuangan sesama lulusan baru dan sebagai bagian dari penerimaan secara resmi oleh ILUNI FTUI. dengan begitu pula, para lulusan baru (anak muda), akan sadar akan adanya ILUNI FTUI, sebagai tempat berkontribusi dan juga sebgai tempat ‘belajar’/mengikuti pembinaan.
5. Adanya acara-acara khusus untuk para alumni muda, yang bersifat edukasi, sharing pengalaman dan juga pembinaan dari para anggota ILUNI FTUI yang lebih senior. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan ‘anak muda’. efek lainnya, keterlibata para alumni muda dalam acara-acara ILUNI FTUI akan memberikan hasil, yaitu adanya kontribusi secara konkret dari para ‘anak muda’.

seperti yang kita tahu semua, sebuah ungkapan yang indah : “Apa-apa yang kita tanam hari ini, akan kita dapatkan dalam musim panen nanti. menanam kebaikan yang dilakukan dengan cara yang baik, maka akan didapatkan hasil yang baik dan saling menguntungkan…”. ILUNI FTUI kita tercinta haruslah selalu ingat dalam perjalanan kita, bahwa kebaikan atau kesuksesan besar, adalah dimulai dari hal yang fundamental yaitu kebaikan dari diri sendiri (niat untuk memperbaiki/mencari solusi dari masalah), mengerjakan hal yang paling simpel/kecil dan dimulai dari sekarang. kalau tidak dimulai dan tidak fokus dari sekarang, mau mulai kapan lagi…

salam

Andy Tirta
alumni muda

Advertisements

Discussion

3 thoughts on “ILUNI TEKNIK UI, di mata ‘anak muda’

  1. cuma satu pesennya…seperti kata mbah john lennon : “Life is what happen while you are busy making plan….”Salam, Ridwan

    Posted by Anonymous | March 2, 2008, 5:39 am
  2. trima kasih utk pa Ridwan atas komennya…klo saya malah berfikir sebaliknya pa. hidup ini(atau simpelnya sebuah organisasi) perlu diplanning dengan baik, karena dengan planning itu kita bisa mengejar target dan mengukur pencapaian yang telah kita lakukan dalam term tertentu.tapi saya mengambil satu pelajaran dari comment bapak, kita harus berusaha keras sebisa mungkin menjalankan apa yang kita rencanakan. terima kasih atas pelajaran yang implisitnya pa 🙂 .

    Posted by andimasboy | March 15, 2008, 11:46 am
  3. punya blog juga to anda. Okeh dapet satu orang lagi yang pengen saya ketahui jalan pikiran nya setelah lama tak berinteraksiAndi

    Posted by Andi | March 26, 2008, 6:51 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Advertisements
%d bloggers like this: