Artikel Bebas, International, Islam

indahnya batal puasa bersama…

Pertama, marilah kita saling berbaik sangka dahulu, hehe… Judul di atas bukanlah sebuah proses pelanggaran terhadap syariat agama yang mewajibkan bagi kaum muslimin untuk berpuasa di bulan ramadhan. Batal yang dimaksudkan di sini adalah membatalkan puasa ketika azan maghrib telah berkumandang (tidak berkumandang dari mesjid/tv juga sih, tapi pake software http://www.islamicfinder.org , hehe).
Batal bersama di negeri orang, sepertinya tidak terlalu menyedihkan juga… yang ada justru mengharukan dan senang juga. Tidak bermaksud melebih-lebihkan, atau mendramatisir keadaan, tapi ketika berbuka puasa jauh dari rumah, ada perasaan, betapa teman2 ‘batal bersama’ adalah saudara seperjuangan kita yang saat ini sedang menapaki jalan hidup yang panjang (long journey) dengan harapan agar hidup lebih baik kelak ketika pulang ke kampung halaman nanti. Ada yang sedang mencari ilmu; mencari sesuap nasi dan segenggam berlian; ada juga yang ingin tinggal menetap disini, dlsb. Saat itu, rasa kebersamaan dan perasaan senasib sepenanggunang kami rasakan: sama2 sedang lapar… haha.
Di long journey kali ini, saya coba menyajikan perjalanan kuliner saya (saingan dengan Mr Bondhan nih, maknyuss) dari beberapa tempat yang menyegarkan untuk berbuka puasa di korea. Tidak banyak memang, tapi monggo disimak…
1. Buka puasa di Gyeongsan. lokasi: One room-nya Vita dan mba Windu.
Kalau boleh dibilang sebagai keluarga kedua, mungkin saya fikir, teman-teman yang lain pun merasakan hal yang serupa. keluarga kedua kami di Gyeongsan ini sering mengadakan kumpul2 bersama. Untuk spesial ramadhan kali ini, kami punya ‘koki’ yang masih dalam tahap orientasi di Gyeongsan, hehe, Vita namanya. Vita memasak dan menyajikan makanannya sangat penuh dengan suka cita. Maklumlah, pulang selesai master nanti berencana langsung nikah dengan Mr U, makanya Vita ini berjuang sekuat tenaga dan menjadikan ajang buka puasa ini sebagai ajang latihan memasak sepertinya, haha… kami sebagai costumer, menikmati sekali posisi ini, hehe. menu yang dihidangkan beraneka ragam mulai dari rawon, siomay, soto, perkedel, sambel, dlsb yang tidak bisa disebutkan satu persatu lah, hehe. Kalo kami nilai, Vita sudah siap lah utk menjadi ibu rumah tangga, haha… bahkan terdengar gosip, si Vita berencana buka WarTeg disini, haha.
Terlepas dari menu yang mengenakkan tersebut, kami pun juga menikmati kebersamaan yang ada. Mulai dari patungan bahan makanan, ada yang membawa makanan, ada yang bawa minuman, ice cream, bawa buah, jus dlsb, kami sungguh2 menikmati kebersamaan tersebut. Cengar-cengir, saling meledek dan nge-cengin, main dengan dua bocah Gyeongsan (Razan dan Andreas), sampai kadang-kadang membungkus makanan, haha… indahnya suasana tersebut. Ini dia, gambar sajian spesial: Rawon Syaiton, haha:
2. Buka puasa PERPIKA 3
Ini batal bersama yang dilakukan oleh para pelajar yang tergabung dalam persatuan pelajar di korea, wilayah 3. hehe, banyak sekali cerita seru yang bisa diceritakan… Yang mungkin bisa dibagi di sini adalah, menu masakan yang bener2 merasa seperti di Indonesia. Saat itu, makanan dimasak oleh Cheff istimewa, yaitu pa Syaiful (PhD candidate GSNU) dan pa Hawwid (Prof di Busan) yang membuat Soto ayam, perkedel, mie telur, sup buah segar. Lucunya, makanan yang ada adalah hasil kompilasi masing2 wilayah pelajar. Sebagai contoh, temen2 dari Masan membawa anggur segar, besar, tak berbiji dan sangat manis, hehe; teman2 dari PKNU menyiapkan minuman, nasi dan sambal spesial; Daegu membawa seekor ayam, haha; Jinju spesialis jadi koki, dlsb.

Senang sekali, apalagi di akhir acara, sebagian dari peserta makan2 jalan2 ke salah satu objek wisata di Busan di waktu malam, Gwangali Bridge. Yaitu sebuh jembatan yang melintasi teluk di daerah Busan, dan pada malam hari memiliki cahaya lampu yang beraneka ragam dan sangat cantik sekali…

3. Buka puasa di mesjid Daegu.
Mayoritas orang2 yang solat di mesjid ini adalah orang2 pakistan, banglades, india dan uzbekistan. karenanya, jangan heran kalau makanan yang disajikan juga beraneka ragam, tapi ala ‘mereka’. Beberapa kali sebelum bulan ramadhan saya makan di sana. Biasanya setelah solat zuhur pada hari minggu, diadakan makan siang bersama. Menu yang umumnya disajikan seperti Chapati yaitu sejenis adonan kulit martabak telur, tapi agak tebal dan biasanya dimakan bersama ‘gulai’ kambing; nasi briani: seperti nasi kebuli, mirip nasi goreng lah, tapi lebih berminyak, dan biasanya dicampur oleh daging kambing atau juga ayam.
menu pembukanya pun tidak kalah menyenangkan dan mengenyangkan, sebut saja: buah2an seperti kurma, anggur, apel, pear dlsb. ada juga sejenis ‘gorengan’ terigu yang di-cocol dengan youghert mint. sedap pemirsa…
Yang hadir pada saat itu, bukan 5-10 orang, tapi munkin sekitar 200 orang. dan ada lagi yang lebih mengagetkan, menu dan porsi seperti itu setiap hari loh… dalam fikiran saya, subhanallah, besar sekali potensi yang dimiliki oleh umat ini. Saya hanya membayangkan, siapa2 saja donator yang bersedia menyediakan makanan seperti itu, setiap hari, uangnya banyak juga ya, hehe. Satu hal yang juga timbul di benak saya: kelebihan rezeki yang kita miliki, ketika disedekahkan kepada orang lain, insyaAllah akan menimbulkan kebahagian, doa dan juga optimisme kepada yang lain, optimisme untuk menjadi manusia yang baik, di dunia dan di akhirat kelak. Mau lihat model masakan pakistan, berikut foto2nya…
(Foto 1, 2 dan 3: 1. menu pembuka dan nasi briani;
2. Chapati dan proses pembuatannya; 3. Tim Pemburu Batal Gratisan, haha)

Indahnya batal bersama… dan sebagaimana kita ketahui, bahwa nikmatnya puasa adalah saat kita berbuka dan ketika di akhirat kelak, kita berjumpa dengan Rabb semesta alam. Mari optimalkan sisa puasa kita, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, menjadikan puasa sbg momen introspeksi diri dan juga terus berlatih untuk menjadi manusia yang lebih baik, insyaAllah menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah swt.
salam,
boy
Advertisements

Discussion

One thought on “indahnya batal puasa bersama…

  1. ahaha…gw masuk dalam “tim pemburu batal gratisan”mayan lah bisa eksis di blognya orang hebadnyahahaha..

    Posted by Ikhwan | September 28, 2008, 10:00 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Advertisements
%d bloggers like this: