Artikel Bebas

di kala sepi menyapa…

nulis lagi… udah lama banget gak nulis, hehehe, malunya aku… setiap posting di sini selalu ada di pikiran, udah lama gak nulis…

Agak merasa sepi di sini, di Gyeongsan. Apalagi setelah memutuskan untuk melanjutkan studi di sini (ssstt, jangan kasih tau siapa2 ya..). Hari ini Education Day di Korea, kami anak2 lab ngasih hadiah ke Prof, sebuah kaus ciamik (yang salah ukuran akhirnya harus dituker, haha) dan sebuah cake ultah ber-titel paris baguete. Prof ngasih buah di cake ultah tsb ke tiap2 mahasiswanya, langsung dari sumpit kesayangannya ke mulut kami, haha, yoi banget emang Prof kami. Kurang lebih dia bilang, i really appreciate it, thank you. Gak mau kalah, langsung gw juga nyambut omongan beliau,,, We also want to thank you Prof, we’re happy to study here, become your lab member and your student. Beliau menjawab, i’m also happy to have you (deng deng, gw doang nih? hueheu), and all student here. (oh, kirain… haha). Oh ya, sebagai gambaran, saat ini lab kami menjadi lab yang paling penuh mahasiswanya, 12 orang cing…

Tiba-tiba, selentingan pikiran lewat,,, cesss, gw akan lebih lama di sini, heuheue. Orang-orang yang di sini (saat itu), akan ninggalin gw satu per satu nanti, dan gw akan bersama Prof kami tercinta ini. Hmmm, akan kah bisa bertahan bersama Doi yang high expectation banget sama mahasiswanya, perfectionist dan juga workaholic. anyhow, really thankful to have him as our supervisor.

Ada quote bagus dari salah seorang teman, namanya Pa Idris. Di bawah email beliau, selalu dituliskan quote speerti ini: * Jika sepi jangan merasa sendiri, ada Allah yang selalu mengawasi * Jika sedih jangan pendam di dalam hati, ada Allah tempat berbagi * Jika susah jangan menjadi pilu, ada Allah tempat mengadu * Jika gagal jangan putus asa, ada Allah tempat meminta * Jika Bahagia jangan menjadi lupa, ada Allah tempat memuja *. Kata2 ini cukup ampuh dalam menjawab kesendirian dan ketakutan ‘ditinggalin’ yang saat ini gw rasain.

Di tengah kesibukan bikin tesis dan mentok karena bosan dengan finishing touch-nya, untungnya di kampus kami alhamdulillah ada mushola kecil. Sebuah ruangan sih sebenernya, dikasih karpet, jadi deh musholla. Di mushola itu dipakai saat ini untuk sholat 5 waktu, Jumat Discussion sama Ust Jos Istiyanto dan pelajaran bahasa arab tiap malam minggu sama Ust berjenggot lebat asal mesir, Ust Achmad. Karena sering suntuk, akhirnya sering kesana walau bukan untuk sholat jamaah. Kenapa kesana, karena di sana nyaman untuk tidur, heuheue, gak seperti di lab, yang kalo tidur gak enak dengan teman dan Prof yang suka main ke lab. Oh ya, Prof gak pernah marah kalau kami tidur di lab, mungkin karena Doi berpikir, kami malemnya begadang buat belajar (padahal…), hehehe… tapi itulah Prof kami, dia sering mengingatkan kami untuk menjaga kesehatan. May Allah swt bless you Prof, and i wish one day you’ll know there’s God there.

Semoga hilang rasa kesendirian yang ada, karena selalu yakin, ada Allah yang tak pernah tidur, selalu mengawasi dan selalu menemani… dan juga, ada sahabat-sahabat yang hari ini ‘masih’ ada dan setia menghibur hati . Semoga kita menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, amin…..

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Advertisements
%d bloggers like this: