Artikel Bebas, Organisasi dan Kepemimpinan

Proposal Boy 4P1



Visi:
PERPIKA yang Profesional, Mandiri dan Terasa
Misi:
1. Mengevaluasi dan membenahi perangkat organisasi sebagai fondasi demi keberlanjutan dan kemajuan PERPIKA berikutnya.
2. Mengedepankan kemandirian organisasi dalam setiap kegiatan dan operasional PERPIKA.
3. Memberikan pelayanan, capacity-building, pengembangan minat/bakat dan advokasi kepada para anggota PERPIKA
4. Proaktif dalam isu PENDIDIKAN baik untuk semua WNI di Korea dan juga di Indonesia
5. Meningkatkan kebersamaan Anggota PERPIKA melalui kegiatan yang bersifat refreshing, sharing-knowledge dan juga sosial budaya.
Fokus Kepengurusan:
Perapihan Organisasi dan Pendidikan
Jargon:
PERPIKA kami, keren!
Tahap Pencapaian Visi:
Caturwulan I : PERPIKA yang Profesional (warna merah muda)
Caturwulan II: PERPIKA yang Mandiri (warna biru muda)
Caturwulan III: PERPIKA yang Terasa (warna hijau muda)
Pola Kerja:
12, 7, 1
(12 Strategi pencapaian, 7 Program kerja, 1 jam per hari weekday)
Strategi satu tahun kepengurusan:
Strategi kepengurusan dibentuk untuk menuangkan visi dan misi dalam tataran teknis, berikut Strategi Kepengurusan PERPIKA 2011-12
No.
Deskripsi Strategi
Parameter Keberhasilan
1.
Evaluasi dan analisa kondisi PERPIKA dari tahun ke tahun
Adanya evaluasi tertulis dari kondisi PERPIKA dari tahun ke tahun
2.
Adanya pemaparan program kerja per semester dan pertahun beserta estimasi keuangan yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya.
Mewajibkan para anggota PERPIKA untuk melakukan registrasi keanggotaannya per semester dan membayar iuran per semester sebagai anggota PERPIKA.
Kedepannya, Pengurus PERPIKA akan menggunakan dua asosiasi di PERPIKA: 1. Warga PERPIKA (seluruh WNI yang sedang belajar, mengajar, meneliti, pelatihan, di wilayah Korea Selatan) dan 2. Anggota PERPIKA (poin 1 yang melakukan kewajiban sebagai anggota dan disahkan oleh Pengurus PERPIKA). Hal ini sesuai dengan apa yang termaktub dalam AD/ART PERPIKA 2009.
Seluruh Anggota PERPIKA, akan disahkan dalam Surat Pengangkatan Anggota secara resmi, dan menjadi dokumen legal. Setiap anggota PERPIKA berhak untuk mengikuti acara-acara yang dilakukan di PERPIKA, mendapat hak atas ‘subsidi’ yang diberikan dalam acara-acara PERPIKA, mendapatkan surat-surat resmi yang dibutuhkan atas nama PERPIKA (mis. Surat izin untuk acara tertentu/ibadah dlsb), memiliki hak suara, memilih dan dipilih, serta hak atas fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh Pengurus PERPIKA.
Proposal dikirimkan ke milis PERPIKA dan minimal 1 institusi yang dianggap penting.
75% warga PERPIKA yang terdaftar, membayar iuran
75% warga PERPIKA yang terdaftar sebagai ‘Anggota PERPIKA’ mendaftarkan dirinya.
Dimulainya sistem nomer induk PERPIKA.
3.
Menghidupkan fungsi Komisariat dalam setiap Wilayah
Terbentuk dan terpilihnya Ketua Komisariat secara resmi.
4.
Mengaktifkan fungsi web site PERPIKA sebagai sumber informasi, dokumentasi, arsip, baik ke dalam yaitu para anggota PERPIKA maupun ke pihak luar PERPIKA yang membutuhkan informasi.
Ter-update-nya website PERPIKA minimal 1 bulan satu kali.
Adanya kolom sumbangan tulisan, pemikiran dan ide yang ditulis oleh warga PERPIKA (konsep blog-roll)
Diaksesnya website PERPIKA oleh minimal 200 pengunjung setiap bulannya.
Adanya kolom Beasiswa dan Konsultasi Beasiswa Korea.
Adanya user dan password khusus bagi para anggota PERPIKA.
5.
Adanya transparansi dan evaluasi keuangan secara terbuka
Laporan keuangan dilakukan per 3 bulan oleh setiap Wilayah dan juga PERPIKA Pusat
6.
Adanya keseragaman pelaksanaan acara resmi yang diadakan oleh para Wilayah, misal: Gathering.
Dilaksanakannya 3 acara yang dilaksanakan oleh tiap wilayah dalam waktu yang bersmaan.
7.
Adanya pemasukan PERPIKA dari sumber non-iuran dan usaha-usaha lain yang sah serta tidak bertentangan dengan asas dan tujuan PERPIKA.
Adanya institusi yang mensponsori kegiatan operasional PERPIKA.
Adanya penjualan merchandise PERPIKA misal: Baju/T-shirt, yang seluruh keuntungannya diperuntukan demi operasional PERPIKA.
8.
Informasi dan konsultasi beasiswa yang dilakukan secara massive dan terintegrasi.
Bertambahnya jumlah anggota PERPIKA dari Indonesia sebesar 15% per semester.
Adanya penyebaran informasi beasiswa Korea di seluruh Univ/daerah di Indonesia.
9.
Adanya bimbingan dan forum konsultasi yang khusus dibuka bagi para mahasiswa baru yang hadir di Korea
Terbentuknya forum komunikasi yang diikuti oleh minimal 10 mahasiswa baru di Korea Selatan.
10.
Adanya sistem komputerisasi yang memudahkan baik kepada para Mahasiswa UT maupun para Pengelola UT dan peningkatan infrastruktur pengajaran UT melalui sistem Webinar (Web Seminar).
Terbentuknya sistem pendaftaran, evaluasi dan konsultasi secara online yang user-friendly bagi para mahasiswa UT.
PERPIKA memiliki Webinar yang dapat digunakan dalam kuliah UT ataupun Kuliah Khusus yang dapat diikuti oleh warga PERPIKA yang tidak dapat hadir dalam acara /pertemuan yang dirasa penting dan bermanfaat.
11.
Adanya database tentang biodata yang bersifat umum setiap anggota PERPIKA, yang hanya bisa diakses oleh anggota PERPIKA sendiri.
Dibuatnya sistem one user one id
12.
Adanya kegiatan yang dapat menyalurkan minat, bakat serta kegiatan refreshing dalam bingkai persahabatan dan keragaman.
Dilaksanakannya minimal 3 acara yang bersesuaian.
Program Kerja:
Untuk mengejawantahkan Visi, misi dan juga strategi, program kerja berikut diharapkan mampu menjadi perangkat (tools) dalam satu periode kepengurusan PERPIKA.
No.
Nama Program Kerja
Deskripsi Kegiatan
Parameter Keberhasilan
1.
Ngobras KAIn : Ngobrol Bareng Santai tentang Kewirausahaan, Akademis dan Indonesia.
Kegiatan malam minggu bersama, yang bersifat serius namun santai, yang membahas topik-topik hangat yang sedang berkembang di 3 bidang: Kewirausahaan, Akademis dan tentang ‘sesuatu’ yang terjadi di Indonesia.
Menggunakan sistem Skype, yang hanya diikuti oleh maksimal 20 orang (first come, first served).
Dalam diskusi dilakukan pembahasan secara terstruktur dan diakhir diskusi, dibuat notulensi yang disebarkan setiap Minggu Pagi.
Acara dilakukan 1 bulan satu kali.
Contoh: Pelatihan menulis Paper/jurnal Internasional.
Minimal dilaksanakan 6 kali dalam periode kepengurusan.
Diikuti minimal 5 orang dalam setiap sesinya.
2.
Lomba Fotografi dan Background Design Web Site PERPIKA
Kegiatan yang diperuntukan untuk seluruh Anggota PERPIKA (Warga PERPIKA yang mendaftar).
Diikuti minimal 50 peserta.
3.
PERPIKA GoToSan & Leadership Training
Kegiatan yang ditujukan kepada seluruh Anggota PERPIKA yaitu naik gunung bersama di sekitar PERPIKA dan di sela-sela acara akan dilakukan simulasi /training kepemimpinan
Diikuti minimal 20 orang
4.
Lomba Essay Indonesia-ku dan Korea-nya.
Merupakan studi banding secara empirik, mengenai kenapa korea lebih maju daripada Indonesia. Pendekatan pembahasan masalah, bisa dilakukan dari segala sisi: social, budaya, etos kerja, disiplin, profesi, riset dlsb.
Diikuti minimal oleh 20 orang penulis
5.
PERPIKA.tv
Menampilkan kegiatan-kegiatan PERPIKA yang diliput dan dapat disaksikan secara online
Minimal 3 acara diliput dan dapat diakses via online.
6.
BPI on spot
Program Beasiswa PERPIKA untuk Indonesia, yang pencariannya dilakukan di semua acara PERPIKA, via japri/milis, dan mengusahakan adanya fokus terhadap jumlah target penerima beasiswa sehingga adanya evaluasi dan informasi perkembangan penerima beasiswa dalam rentang waktu pemberian beasiswa.
Adanya pemberian BPI kepada minimal 1 institusi, secara berkala dengan target jumlah sumbangan tertentu dan adanya evaluasi setiap pemberian.
7.
Gathering Wilayah dan One Indonesian Day
Acara gathering yang di lakukan serentak di tiap wilayah, dan satu acara besar yang diikuti seluruh warga PERPIKA di seluruh Korea.
Dihadiri oleh minimal 50% warga PERPIKA
Waktu Kerja:
Dalam setiap harinya, Pengurus Pusat officially bekerja dalam satu jam tertentu. Sehingga ketika setiap keputusan/informasi/jawaban atas pertanyaan, secara resmi tidak akan dilakukan dalam tiap jam, namun dalam jam tertentu yang ditentukan kemudian oleh pengurus pusat.
Sebagai contoh:
Ada suatu permasalahan yang membutuhkan tanggapan dari Pengurus Pusat. Tanggapan tersebut secara resmi hanya akan dijawab pada ‘jam kerja pengurus’, misal pada rentang pukul 22.00 – 23.00 WKS. Namun, tidak menutup kemungkinan, tanggapan/jawaban akan dilakukan real-time. Hal ini dimaksudkan agar ada fokus kerja Pengurus dan juga pemenuhan hak-kewajiban pengurus sebagai pelajar itu sendiri, sehingga terjadi keseimbangan dalam aktivitas berorganisasi dan studi. Lain hal, seperti disadari, Pengurus PERPIKA tidak mungkin selama 24 jam memantau perkembangan milis maupun kebutuhan seluruh Anggota PERPIKA.
Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Advertisements
%d bloggers like this: