Artikel Bebas

Tentang Purnama

ini bukan tentang Mas Purba Purnama. atau salah satu anak Sipil yang ada embel2 ***** Purnama(sari) yang jadi primadona anak2 teknik di era 2004-2008 (ini anak2 teknik UI pasti tau siapa yang dimaksud :p). Ternyata yang dimaksud namanya Puspitasari, tq Fahmi, hehehe.

Ini tentang bulan purnama Cuy… iya, seperti malam ini, tanggal 18 Oktober 2013. Mungkin udah pada mafhum ya, bahwa penanggalan hijriyah itu berdasarkan bulan. Jadi simpelnya, kapan mau tau purnama itu datang, ya pantengin aja tanggal 13, 14 dan 15 Hijriyah, setiap bulannya. Hari ini bertepatan dengan 14 Dzulhijjah, 1434 Hijriyah, dan malam ini, purnamaaaa Cuuuy.

Saya termasuk pemerhati purnama loh. Pengagum setia, dan tak pernah lelah mengapresiasi indahnya purnama. Saya mulai mengagumi purnama ketika saya sampai di Korea. Saya menghitung berapa lama saya di Korea bukan hanya dari angka tahun, tapi berapa purnama saya di sini (caelaaaah, sedep banget ya kesannya, kkkk). Tapi beneran, purnama di Korea, entah kenapa, terlihat lebih indah, lebih besar, lebih terang euy. Ada kesan opini memang, tapi beneran, kelihatan indah Cuy… kalau kata anak jaman dulu: sumpe de 😀

https://i2.wp.com/images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/124/cache/biggest-full-moon-2010_12423_600x450.jpg

(bulan purnama, nyomot dari sini)

Purnama sulit sekali dijepret oleh kamera kacangan seperti HP, atau pocket biasa…. kamera canggih dengan lensa cettar macam punya Kumendan Kaskus RKS, mungkin bisa menangkap indahnya purnama. Namun, hanya dengan melihat langsung, suasana yang berbeda terasa… ada syahdu dan kekaguman di sana.

Sebulan lalu, saya ber-purnama di Indonesia, ternyata tak kalah indahnya. Kalau purnama di Korea tampak indah pada pukul 7-9 malam, ternyata di Indonesia pada saat mendekati waktu fajar (subuh). Indah juga ternyata… bulan made in Korea, ternyata sama kualitasnya sama yang di Indonesia (ya iyalah, geplak pala sendiri). Jadi ingat, sekitar 15 tahun lalu, saya menikmati purnama di Desa Maligi, Sumatera Barat, kampung (alm) Papa saya. Di situ saya juga menyadari, bulan, bintang dan langit malam akan terlihat sangat jauh lebih ‘bermakna’ dan indah, ketika di sekeliling kita tak banyak cahaya lampu listrik yang terang benderang.

=============

Seminggu terakhir ini, saya menunggu purnama dari kamar saya sebelum tidur. Alhamdulillah, jendela kamar saya menghadap ke sinar rembulan, jadi sering juga, sambil menunggu mata terpejam, saya memandangi bulan terus. Cahayanya, kadang terihat menyilaukan, apalagi ketika purnama, iya beneran, terasa silau euy, saking terangnya. Saat itu semua lampu dimatikan. Di saat-saat seperti itu sering timbul sebuah impian: kalau nanti saya punya rumah, saya ingin rumah saya memiliki jendela kamar tidur yang menghadap ke sinar bulan… agar bisa terlihat keindahannya hingga saya tertidur, mengagumi karya Sang Pencipta, hingga terbawa mimpi indah, dan menyegarkan diri di pagi hari.

hmmm, tapi impian itu sedikit berubah di beberapa hari ini. Saya berfikir, kalau saya punya rumah dan menikah nanti, ngapain pula fokus sama bulan yang jauh di sana, kalau ada bulan di samping saya….

#eaaaaaaaaaaa 😀

Advertisements

Discussion

2 thoughts on “Tentang Purnama

  1. Saya sempat pemuja bulan juga mas boy
    Tapi belakangan, beralih ke pemuja matahari

    Bulan hanya meminjam terangnya matahari
    Menyembunyikan ketidaksempurnaannya (bolong2)
    Tapi tetep dia yang jadi pujaan hati
    Primadona

    Kalau matahari, justru sumber sinarnya
    Berani panas, terik, terang bersinar
    Sampe orang jengah

    Ga takut dicaci maki sejagad raya
    Matahari tetap ngasih sinarnya
    Ngasih kehidupan buat semesta
    Tulus, no credit required

    Hehehe :)x

    Posted by ashmaristar | November 26, 2013, 4:21 pm
  2. kalo ga salah semakin menjauhi khatulistiwa, bulan emang kelihatan makin besar bang 😀
    salam kenal wahyu regional 1 angkatan 5

    Posted by indonesiasiapmenulis | April 15, 2014, 3:29 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

My thoughts in Twitter: @andytirtaboy

Advertisements
%d bloggers like this: